menuliskan bahwa aku benci padamu...
tapi diary hanyalah kertas..
kertas putih yang hanya diam tak mau bicara...
meretas kesunyian dalam kamar gelapku....
airmataku menglir bagai air terjun yang deras...
aku merasa sunyi dalam keramaian...
aku merasa sedih dalam kegembiraan.....
ku letakkan sedih ku dalam selembar kertas...
dengan pena warna hitam duka....
karena kehilangan orang yang ku cintai karena pihak ketiga...
ingin ku buang semua mahkota kuasa hatiku...
ingin ku terjun dari tetinggian....
tapi apalah daya....
matipun tak ada gunanya...
hidup pun masih tertunduk sedih...
yay
BalasHapus